082198207682

Simpro Realty

Search More

Our Blog

Masih Pakai Aturan Lama, Kementerian ATR: Izin HGB Bisa Diperpanjang hingga 30 Tahun

Posted on January 29, 2020 by Vibiz Admin in News

Kementerian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memastikan aturan mengenai pemberian izin Hak Guna Bangunan (HGB) masih mengacu pada aturan yang lama. Sebab saat ini Rancangan Undang-Undang (RUU) Pertanahan masih belum dibahas lagi oleh pemerintah.

Direktur Jenderal Hubungan Hukum Keagrariaan Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) Suyus Windayana mengatakan saat ini belum ada pembahasan lebih lanjut terkait RUU pertanahan, sehingga, aturan lama yang masih dipakai dalam hal yang berkaitan dengan pertanahan termasuk pemberian izin HGB.

“RUU Pertanahan belum dibahas lagi. Nanti kalau sudah ada pembahasan ya. HGB seperti yang sekarang saja,” ujarnya saat dihubungi Okezone, Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Saat ini menurut Suyus, perpanjangan HGB bisa dilakukan beberapa kali. Mengenai masa berlaku HGB, hingga 25 hingga 30 tahun.

“Boleh diperpanjang. Setelah habis jangka waktunya. Misalnya berlaku 30 tahun yang diperpanjang lagi bisa 25 tahun, Jadi iya (boleh diperpanjang berapa kalipun)” katanya.

Sebelumnya juga kembali beredar video lama pengacara kondang Hotman Paris soal RUU Pertanahan. Sebab dalam RUU tersebut ada pasal yang menyebutkan perpanjangan izin HGB hanya bisa dilakukan satu kali saja.

Dalam video tersebut Hotman menyebut pasal ini bisa merugikan masyarakat. Karena tanah milik masyarakat bisa diambil alih jika masa perpanjang sudah habis.

“Sudah beredar RUU Pertanahan di mana salah satu pasal disebutkan HGB kamu hanya bisa diperpanjang sekali dan ada kemungkinan bisa sekali lagi. Artinya tanah kamu bisa diambil oleh negara. Padahal di UU Agraria yang lama. Sampai kapanpun HGB kamu bisa dipakai asal diperpanjang pada waktunya,” kata Hotman di Video tersebut.

Hotman juga mengajak seluruh perusahaan properti untuk ikut bersuara menolak RUU Pertanahan. Sebab urusan HGB ini erat kaitannya dengan properti yang dijual kepada masyarakat.

“Semua perusahaan properti ayo berjuang dong kan HGB dari perusahaan properti dijual kepada rakyat ikut bersuara dong perusahaan properti dan developer kau kan sudah menikmati untung yang sangat banyak kita menentang RUU Pertanahan yang membatasi berlakunya HGB rakyat akan dirugikan,” kata Hotman.

sumber: okezone


0 comments

Leave A Comment