082198207682

Simpro Realty

Search More

Our Blog

Pemerintah Perketat Aturan Bisnis Industri Properti

Posted on October 24, 2018 by Vibiz Admin in News

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan memperketat aturan bagi pelaku bisnis di industri properti tanah air melalui sistem akreditasi.

Hal tersebut diungkapkan, Direktur Perencanaan Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR, Dr Ir Djoeli Heripoerwanto MCP saat menghadiri Lokakarya Pembinaan dan Sistem Pembiayaan Perumahan di Hotel Claro Makassar, Senin (22/10).

“Kemarin Pak Menteri sudah menandatangani peraturan menteri tentang perlunya setiap developer, pengembang dan asosiasi pengembang untuk mendaftar, mendapatkan akreditasi dan disertifikasi,” ungkap Djoeli.

“Jadi tidak bisa sekarang pengembang itu, hari ini berbisnis besok keluar dan nantinya masuk lagi, semua harus sistemasis terdaftar, aturannya sudah ada. Aturan ini akan efektif akhir tahun saat ini masih tahap sosialisasi,” lanjut Djoeli.

Peraturan tersebut diharapkan dapat memberikan perlindungan kepada masyarakat yang membeli rumah, di mana kualitas bangunan sesuai ketentuan yang ditetapkan sehingga tidak ada lagi keluhan nantinya.

“Saat ini ada 10 ribuan pengembang di Indonesia yang bernaung di bawah asosiasi yang nantinya akan di screening kembali terkait aturan ini,” tutur Djoeli Heripoerwanto.

Menyikapi hal tersebut, Ketua DPD REI Sulsel M Sadiq mengatakan, untuk registrasi pengembang sudah berjalan dan akreditasi anggota juga sudah ada melalui asesor Real Estate Indonesia.

“Untuk aturan baru ini belum tersosialisasi ke semua pengembang jadi mungkin tidak siap terutama developer baru,” kata M Sadiq kepada Tribun Timur, Selasa (23/10/2018).

Ketua Pengembang Indonesia (PI) Sulsel Yasser Latif mengatakan, pihaknya setuju atas inisiatif pemerintah untuk melakukan akreditasi terhadap pengembang di Indonesia.

“Sangat setuju. Di profesi apapun tentu ada standar yang mesti diterapkan dalam rangka menjaga kualitas. Di industri properti harus ada standar juga agar rumah yang dibangun berkualitas untuk masyarakat,” kata Yasser.

sumber: tribunnews


0 comments

Leave A Comment