082198207682

Simpro Realty

Search More

Our Blog

Properti Coworking Space, Dominasi Pemain Bergeser

Posted on March 7, 2018 by Vibiz Admin in News

Dominasi pemain domestik dalam industri ruang kerja bersama (co-working space) tampaknya akan bergeser tahun ini dengan maraknya kehadiran grup internasional sepanjang semester I/2018.

Angela Wibawa Head of Market JLL Indonesia mengatakan di luar perkantoran konvensional, saat ini terdapat dua karakter ruang kerja fleksibel, yakni service office dan co-working space.

Dia melanjutkan berbeda dengan service office yang pelakunya terbagi atas pemain lokal dan internasional, maka di co-working space hampir 90% di antaranya pemain lokal.

Angela menilai berkembangnya kedua tipe kantor ini menjadi alternatif yang menawarkan kontrak sewa jangka pendek sehingga sebuah perusahaan bisa lebih menekan risiko investasi dalam memilih kantor.

Namun, lanjutnya, brand internasional penyedia service office juga mulai mengalokasikan area kolaboratif atau co-working space yang lebih besar dan menciptakan branding tersendiri untuk membuka cabangnya di Indonesia.

“Tahun ini dengan mulai aktifnya brand internasional dari Amerika Serikat, Singapura,dan lainnya, maka diprediksikan akan berbagi share lebih dari 50% dengan pemain lokal,” katanya dari riset dikutip pada Selasa (6/3/2018).

Selain itu, tuturnya, brand internasional co-working yang masuk ke pasar Asia memang lebih dulu merambah ke Jepang dan Singapura. Akan tetapi, bersamaan dengan penambahan modal dan tuntutan ekspansi membuat mereka mulai mengeksplorasi pasar Indonesia sejak tahun lalu.

Angela memerinci ada dua cara yang dilakukan brand internasional untuk ekspansi yakni masuk melalui sewa secara konvensional ataupun melakukan kerja sama langsung dengan pengembang.

Sementara itu, Head of Research JLL Indonesia James Taylor memperkirakan total pasokan ruang perkantoran fleksibel di Jakarta adalah 65.000 meter persegi.

Berdasarkan jumlah itu, 10% – 15% di antaranya co-working space. Pasokan co-working terus tumbuh dan pada masa mendatang akan menyamai jumlah perkantoran konvensional.

Dia juga menyebut co-working space telah menggejala di berbagai kota utama di dunia, yang terbesar adalah London.

“Indonesia kemungkinan akan mengejar tren seperti itu, yang kini telah muncul seperti di Singapura dan Hong Kong,” paparnya.

Taylor menuturkan saat ini berbagai usaha coworking space di Jakarta umumnya masih terletak di gedung perkantoran yang ada di bangunan tipe B atau C dengan tarif sewa yang lebih murah.

sumber: bisnis


0 comments

Leave A Comment