082198207682

Simpro Realty

Search More

Our Blog

Serpong Paling Prospektif untuk Millenials

Posted on March 9, 2018 by Vibiz Admin in News

PT Citra Inovasi Strategi Exhibition atau CIS segera mengadakan pameran Home Show HOMEDEC pada September 2018 mendatang di Indonesia Convention Exhibition atau ICE Bumi Serpong Damai dengan alas an Serpong adalah kawasan dengan pertumbuhan properti paling tinggi.

Exhibition and Conference Manager PT Citra Inovasi Strategi Exhibition R. Arief Sofyan Rudiantoro menyatakan perusahaan tidak ragu membuka pameran di ICE BSD sekalipun sangat jauh dari Jakarta. Alasannya, Serpong saat ini menjadi area pembangunan properti residensial dengan hunian vertikal atau rumah tapak yang sangat tinggi pertumbuhannya.
“BSD ini market yang luput dari mata. Kami buat di ICE BSD tidak sembarangan. Ini karena pertumbuhan properti vertikal dan landed semua kesana. Dan di sekitaran ini segmennya middle-up,” tutur Arief di EV Hive, Selasa (6/3/2018).

Dia menjelaskan dengan mengadakan pameran HOMEDEC disana, maka transaksi akan lebih mudah terjadi. Apalagi, tahun per tahun pertumbuhan properti di Serpong memiliki sentiment positif dengan kehadiran segmen hunian tidak hanya untuk pekerja tetapi juga untuk mahasiswa. Hal ini terjadi karena maraknya pembangunan sekolah dan universitas di Serpong dan sekitarnya.
Arief menyatakan tahun ini kemungkinan produk interior lokal yang diprediksi masuk pameran hanya 25% sampai 30%. Angka ini dipandang menjadi target yang realistis ketimbang tahun sebelumnya, perusahaan menargetkan keterlibatan tenant local sebanyak 80% tetapi realisasi sangat jauh dibawah angka itu.

“Hal ini dikarenakan demand untuk produk interior asing tetap sangat tinggi ketimbang lokal,” jelas Arief.

Dia mengungkapkan bahwa sebagai event organizer, CIS akan berusaha membidik tenant perusahaan desain interior lokal yang umumnya berada di luar Jabodetabek. Sebut saja para desainer dari Tasikmalaya dan Jepara. Rencananya, perusahaan akan mencoba menjajaki para calon tenant lokal tersebut dengan melakukan kunjungan di Semarang dan sekitarnya untuk mencari pegiat interior yang memiliki potensi.

Sementara itu Sekretaris Jenderal Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Rohadi menilai saat ini tren desain interior mengarah pada ornamen khas vintage. Indonesia menjadi salah satu negara dengan ragam kebudayaan dan seni yang memungkinkan perpaduan desain interior berkesan vintage.

“Kekayaan budaya kita ini akan menjadi ide yang tidak akan habis. Ini kita perlu mengarahkan ke konsumen supaya desain asli kita ini tidak tereliminasi. Itulah fungsi desainer,” terang Rohadi.

Sebelumnya, salah satu konsultan properti menilai banyaknya proyek apartemen yang akan hadir di Serpong bertujuan menyasar mahasiswa.

Vice President Coldwell Banker Commercial Advisory Group Dani Indra Bharata mengatakan para pengembang besar Bumi Serpong Damai (BSD), Alam Sutera, maupun Summarecon Mal Serpong membidik apartemen dengan segmen mahasiswa.

Dia menjelaskan, di BSD pengembang menyasar mahasiswa dari Universitas Prasetiya Mulya dan Universitas Atma Jaya. Di Summarecon Serpong, apartemen menyasar mahasiswa dari Universitas Multimedia Nusantara. Sementara di Alam Sutera sendiri, apartemen menyasar mahasiswa dari Bina Nusantara University.

“Kehadiran perkantoran dan sekolah ini mendorong bisnis mendaparkan permintaan akan apartemen sewa untuk mahasiswa,” tuturnya.

Saat ini di Alam Sutera ada sejumlah proyek apartemen yakni; The Lana, Paddington Height, One Velvet, Saumata, The Smith, Cambio, Silk Town, Pacific Garden, Yukata Suites dan Brooklyn. Masih ada pula Noble House atau Kent Tower di Alam Sutera, tetapi akhir tahun lalu ini masih on-hold.

Sementara di BSD, sejumlah proyek apartemen yang tercatat antara lain; Casa de Parco, Roseville, Marigold, B-Residences, Akasa, Amazana, Carstenz, Branz, Skyhouse, Serpong Garden, The Ayoma, dan Saveria. Total proyek apartemen di BSD ada 12 proyek. Untuk di Summarecon Serpong ada 4 proyek yakni; Rainbow Springs, Midtown Summarecon, Midtown Signature, dan Scientia Residences.

sumber: bisnis


0 comments

Leave A Comment